Warga Tumbang Miwan Minta Direlokasi

RESES


PALANGKA RAYA – Permasalahan menarik ditemukan Wakil Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Faridawaty Darland Atjeh, saat melaksanakan reses ke Desa Tumbang Miwan Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas). Dari hasil reses diketahui bahwa Desa Tumbang Miwan kurang mendapatkan sentuhan pembangunan dari pemerintah.


Faridawaty mengatakan, apa yang diketahui ini berdasarkan hasil dialog yang dilakukan dengan warga setempat. Beruntung, mampu ke Desa Tumbang Miwan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Sebab diketahui juga selain jarang disentuh pembangunan, juga jarang dikunjungi wakil rakyat.


“Penjelasan yang disampaikan Kepala Desa Tumbang Miwan Setiawan, dulu pernah terjadi bencana alam berupa tanah longsor. Akibat dari bencana ini pemukiman penduduk menjadi rawan akan terjadi bencana lagi dilain waktu. Masyarakat sangat mengharapkan adanya program dari pemerintah untuk merelokasi warga Desa Tumbang Miwan ke lokasi yang tidak rawan bencana,” kata Faridawaty, Rabu (14/4).


Srikandi Partai NasDem ini melanjutkan, bencana yang terjadi dipengaruhi oleh arus Sungai Kahayan. Walaupun menjadi kewenangan pemerintah pusat, apabila memang memungkinkan pemerintah daerah untuk dapat mengalihkan arus sungai tersebut.


Dikatakan, di Desa Tumbang Miwan ada sebanyak 1.500 jiwa lebih yang tinggal. Jangan sampai bencana kembali terjadi menghempaskan warga yang cukup banyak itu. Selain relokasi, kata Faridawaty, Desa Tumbang Miwan juga sangat membutuhkan program air bersih.


“Pernah ada 5 program air bersih yang masuk, tapi semua tidak dapat dipergunakan lagi. Dana desa tidak dapat digunakan untuk memperbaiki, karena khawatir akan memberi dampak hukum jika meneruskan project yang bermasalah,” pungkasnya.