Jangan Terpengaruh Isu Sesat dan Memecah Belah

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalteng Dr P Lantas Sinaga mengimbau, agar kedamaian dan kondusifitas daerah ini terus dipertahankan. Masyarakat harus menghindari adanya isu-isu yang dianggap memprovokasi.


“Jangan terpancing apabila ada isu berkaitan dengan SARA,” ucapnya , belum lama ini. Pasalnya hal itu sangat riskan dan mampu mengundang provokasi yang berdampak negatif. Persoalan agama, budaya, atau adat jangan sampai disangkutpautkan kabar, yang belum tentu kebenarannya.


Kalteng sendiri selama ini, memiliki masyarakat yang cinta damai. Jangan sampai permasalahan kecil merusak, tingginya kerukunan umat dan suku yang ada di wilayah itu. Anggota Komisi A itu menjelaskan, apapun permasalahannya, jangan dikait-kaitkan dengan agama atau suku. Tentunya hal itu jelas sangat tidak perlu.


Apalagi ada oknum yang ingin, mendahulukan kepentingan pribadinya. Bisa juga pihak-pihak yang tidak ingin, adanya perdamaian di wilayah tersebut. Untuk itu, dirinya juga berharap masyarakat harus jeli dan bijaksana, dalam menghadapi situasi yang dianggap memecah belah. Kalau terlihat hanya merusak kedamaian, lebih baik, jangan dipedulikan.


“Kita harus jadi orang yang cerdas, apapun informasi di lapangan, jangan ditelan mentah-mentah,” tegasnya. Tentunya wajib disaring, terlebih dahulu. Adat istiadat serta kebudayaan di wilayah itu, dikenal cukup menarik. Jangan sampai kekayaan itu, rusak akibat segelintir orang yang ingin mengadu domba atau berkepentingan pribadi.


Daya tarik suatu daerah itu, menjadi ciri khas dan kearifan lokal di lingkup masyarakat. Toleransi antar unsur juga sangat tinggi. Wakil Ketua FKBU Kalteng itu juga mengimbau agar tokoh adat dan pemerintah terus berkoordinasi. Tujuannya agar memperkuat persatuan serta kesatuan. Sinergitas yang tercipta, juga sangat bermanfaat.