Dewan Kutuk Aksi Teroris di Selandia Baru

Masyarakat Jangan Terprovokasi


PALANGKA RAYA  - Adanya kasus aksi terorisme di New Zealand Selandia Baru memberikan ragam persepsi bagi sebagian masyarakat. Hal itu juga mendapat tanggapan dari kalangan DPRD Kalteng.


Legislator dari Partai Hanura yang juga Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalteng DR P Lantas Sinaga mengaku prihatin atas kejadian tersebut. Selain itu pihaknya juga mengutuk aksi di dua masjid tersebut, hingga menewaskan 49 umat muslim yang tengah beribadah.


“Ini perbuatan yang sangat biadab dan tidak berperikemanusiaan, dan kita sangat mengecam tindakan terorisme ini,” ucapnya ketika ditemui di ruang kerjanya, pekan lalu.


Terkait itu dirinya mengajak agar masyarakat di Kalteng, bisa tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan kejadian tersebut. Dia juga berharap publik tetap menjaga persatuan dan kesatuan dan kerukunan antar sesama.


Ketua Persatuan Pompran Toga Sinaga tersebut juga mengimbau, agar masyarakat juga tidak membuat opini yang memperkeruh suasana. Jangan menimbulkan sebuah indikasi provokasi kepada pihak lain yang mengarah pada perpecahan. 


Intinya, ucap dia, publik bisa saja ikut prihatin, namun tidak dengan menyebarkan sesuatu yang menimbulkan gejolak sosial di lingkup tertentu. “Kita contohkan juga seperti menyebar opini di media sosial yang harus positif, tidak mengandung ujaran kebencian atau semacamnya,” ucap Anggota Komisi A tersebut.


Dengan motif ataupun penyebab dari aksi tersebut belum diketahui diharapkan unsur manapun tidak membawa-bawa persoalan itu ke ranah yang sensitif di lingkup masyarakat.


Selain itu yang terpenting agar para pemuka agama serta tokoh masyarakat, bisa memberikan bimbingan yang menyejukkan bagi umatnya. Tentunya tidak memberikan ajakan-ajakan, yang bisa menambah ragam persepsi negatif di lingkup tersebut.