SMAN 1 Sepang jadi Perhatian Legislator Dapil I

PALANGKA RAYA-Dalam pelaksanaan kunjungan dalam daerah belum lama ini, sejumlah lini menjadi sorotan kalangan DPRD provinsi, salah satunya adalah wakil rakyat dari Dapil I yang meliputi Palangka Raya, Katingan, dan Gunung Mas DR P Lantas Sinaga.


Dirinya secara langsung juga mengunjungi Sepang Simin, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gumas.


Dalam kunjungan tersebut salah satu sektor yang menjadi perhatian pihaknya adalah pendidikan.


Tidak hanya mendengar aspirasi serta usulan menyangkut lini pendidikan tersebut, dirinya juga secara langsung mendatangi SMAN 1 Sepang, yang menjadi sekolah andalan di wilayah itu.


Apalagi dari informasi yang ada, sekolah itu memiliki banyak prestasi. Dari informasi yang disampaikan oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Sepang Suryono, pihaknya belum lama ini mendapatkan predikat pertama untuk sekolah sehat tingkat provinsi.


Hal itu akan berlanjut dalam lomba pda level yang lebih tinggi yaitu nasional, di mana pihaknya juga secara langsung akan mewakili provinsi.


Selain itu, banyak prestasi lain baik di tingkat provinsi maupun kabupaten yang sudah diraih oleh pihaknya. Disebutkannya ada beberapa usulan yang nantinya bisa ditindaklanjuti melalui aspirasi yang disampaikan sebut saja kurangnya sarana komputer bagi para siswa dalam melaksanakan proses belajar.


“Memang dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), pihaknya sempat mengalami kesulitan karena kurangnya sarana komputer itu,” ucapnya.


Selain itu, persoalan listrik juga menjadi kendala bagi sekolah dalam memaksimalkan lini tersebut. Pasalnya hingga saat ini pemadaman di wilayah itu seringkali terjadi, dan mengganggu aktivitas masyarakat.


Lalu ada juga usulan pagar untuk tanaman serta halaman yang nantinya mengarah pada kebersihan serta keindahan sekolah.


Terkait sejumlah aspirasi itu, Wakil Ketua FKUB Kalteng itu mengaku apresiasi, atas berbagai prestasi serta usulan yang disampaikan.


Dalam pertemuan itu, selain disambut oleh para murid serta guru, dirinya juga menyempatkan diri melihat berbagai aktivitas para siswa di sekolah tersebut.


Selain adanya berbagai ekstrakulikuler bagi pelajar, ada juga berbagai kreativitas lain yang menunjang kegiatan positif sebut saja seperti latihan tarian tradisional atau kreasi, yang dilakukan secara khusus.


Ada juga kerajinan tangan hasil dari para murid, dari rotan dan bahan lainnya. Hasilnya bisa berupa tas dan kegunaan lain dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.


“Ini benar-benar luar biasa, kita berharap agar segala kekurangan yang ada di sekolah ini bisa ditindaklanjuti jajaran setempat, baik kabupaten maupun provinsi,” ucap anggota Komisi A itu.


Legislator dari Partai Hanura itu mengatakan, kendati bukan tupoksi dari pihaknya menyangkut pendidikan, setidaknya dirinya memiliki hak untuk Dapil dalam upaya menindaklanjuti keinginan itu. Tentunya bisa melakukan koordinasi bersama dinas pendidikan atau mendorong pihak-pihak yang berkompeten dalam realisasi tersebut.